liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Arief Budiman Bagikan Tips Sukses Berbisnis, Kuncinya Ada pada Pola Pikir

Arief Budiman Bagikan Tips Sukses Berbisnis, Kuncinya Ada pada Pola Pikir

1 minute, 23 seconds Read

JAKARTA, iNews.id – Dalam bisnis, banyak yang terlalu fokus untuk memahami seluk beluk bisnis yang digelutinya. Mulai dari teori yang ada, materi yang diambil di bidang bisnis, dan lain-lain yang berkaitan dengan hal-hal teknis.

Padahal, ada faktor lain yang lebih besar dari urusan teknis, yaitu pikiran pelaku bisnis itu sendiri.

Direktur Utama YT Gold, Arief Budiman mengatakan, 80 persen kesuksesan dipengaruhi oleh pikiran. Apalagi di tengah hiruk pikuk pandangan masyarakat awam tentang bisnis perhiasan yang dicap eksklusif dan kurang menggembirakan.

“Kebanyakan ada dua orang yang sukses dan tidak sukses. Mereka pasti tahu mekaniknya kan? Memahami mekanik itu bagaimana menjalankan bisnis, itu hanya mempengaruhi 20 persen kesuksesan kita, sedangkan 80 persen datang dari psikologi,” kata Arief Budiman dalam acara tersebut. Podcast Aksi Nyata di kanal YouTube Pesta Perindo, Sabtu (17/12/2022).

Lebih lanjut, Arief menjelaskan tentang faktor psikologis dimana pikiran ‘bermain’ disana. Sebagai pelaku bisnis tentunya kita harus terus berfikir dengan memikirkan pertanyaan yang kita ajukan pada diri kita sendiri, sehingga kita termotivasi untuk menjawabnya dalam bentuk hasil yang terbaik.

“Jadi di sini saya ingin menggarisbawahi, apa yang disebut psikologi, yang berarti cara atau proses kita berpikir. Bagaimana kita mengajukan pertanyaan dan kita menjawab pertanyaan tersebut. Jika pertanyaan adalah istilah yang tidak membangun atau memotivasi kita, hasilnya pasti akan tidak termotivasi,” katanya.

Arief juga mencontohkan, selama 23 tahun berkiprah di dunia bisnis, dirinya selalu berpikir untuk selalu menjadi yang terbaik. Arief juga menekankan bahwa dalam berbisnis harus ditanamkan rasa tidak pernah puas dengan hasil, dan tidak pernah berhenti belajar.

“Sepanjang perjalanan 23 tahun ini, kami selalu memikirkan bagaimana kami bisa menjadi lebih baik. Mungkin saat saya belajar, saya menerapkan continuous improvement, belajar terus menerus, belajar tidak pernah usai,” ungkapnya.

Editor: Siska Permata Sari

Bagikan Artikel:

Similar Posts