liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Mengenali Stages of Grief untuk Menjaga Kesehatan Mental

Mengenali Stages of Grief untuk Menjaga Kesehatan Mental

1 minute, 36 seconds Read

JAKARTA, iNews.id – Pernah mendengar isu terkait tahapan duka atau tahapan duka pada seseorang? Ya, topik ini masih terasa asing di telinga.

Namun sebenarnya, mengenali tahapan berduka juga penting untuk kesehatan mental. Apalagi jika Anda sedang mengalami kesedihan atau duka yang mendalam.

Tak bisa dipungkiri, menghadapi berbagai jenis emosi negatif, seperti sedih, duka, bahkan kehilangan, bukanlah hal yang mudah bagi sebagian orang. Nyatanya, kesedihan yang Anda rasakan bisa saja hilang setelah berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

Lantas, apa pentingnya menyadari tingkat kesedihan pada diri sendiri dan bagaimana cara melewatinya?

Adisti Anggayasti, perempuan yang berprofesi sebagai PR & Marketing Consultant mengatakan, mengenali tingkat duka ini sangat penting bagi seseorang. Hal ini agar Anda bisa lebih mengenali emosi Anda dan tidak memupuk trauma yang mendalam.

“Mengapa begitu penting bagi kita untuk mengetahui Tingkat Kesedihan dan mengetahui emosi, kesedihan yang kita rasakan, sederhananya bagaimana kita bisa bertahan hidup,” ujar Adisti dalam Podcast Aksi Nyata, di Youtube Partai Perindo, Senin (26/12). . /2022).

“Karena kalau nggak ngerasa banget, nggak terima banget, ya bisa hidup, cuma akan menimbulkan trauma, akan menimbulkan hal-hal internal yang nggak kamu sadari, tapi itu karena nggak sembuh-sembuh. , kamu menyakiti orang,” katanya.

Adisti mengatakan bahwa setiap orang mengalami tingkat kesedihan yang berbeda dengan durasi dan bentuk yang berbeda. Meski begitu, setiap orang biasanya akan melalui proses yang sama dalam tahapan berduka.

Tahapan dimulai dari tahap meluapkan amarah hingga akhirnya mencapai tahap penerimaan. Namun, mengetahui tahapan berduka sangat membantu seseorang dalam meredam proses kemarahan sehingga meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya menyakiti orang-orang terdekatnya.

“Kalau kamu tidak benar-benar berusaha untuk mengenalku, oh kalau aku sedih seperti ini ya, secara tidak langsung kamu bisa menyakiti hati orang-orang terdekatmu,” ucapnya lagi.

Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa pada kenyataannya, menghadapi kesedihan tidaklah semudah itu. Berbagai tahapan kesedihan sangat subyektif dan mungkin tidak berlaku untuk semua orang.

Meski begitu, Adisti menyarankan, cobalah pahami tahapan duka cita sehingga bisa membantu Anda menghadapi masa-masa sulit.

Editor: Siska Permata Sari

Ikuti iNews di Google Berita

Bagikan Artikel:

Similar Posts