liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Puncak Gelombang Covid-19 di Indonesia Sudah Tiba, Menkes Budi: Nanti Trennya Menurun

Puncak Gelombang Covid-19 di Indonesia Sudah Tiba, Menkes Budi: Nanti Trennya Menurun

1 minute, 3 seconds Read

JAKARTA, iNews.id – Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan puncak gelombang Covid-19 di Indonesia telah tiba. Hal ini menyusul hadirnya varian baru Omicron yakni XBB dan BQ.1 yang mendominasi kasus.

“Menurut pantauan kami, sekarang sudah mencapai puncaknya,” kata Menkes Budi kepada wartawan di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (KemenPMK), Jakarta, Selasa (12/6/2022). .

Meski sudah mencapai puncaknya, Menkes Budi mengatakan, Indonesia akan segera mengalami penurunan kasus yang cepat. “Jadi nanti trennya akan menurun,” katanya.

Terkait hal itu, Juru Bicara Kementerian Kesehatan Dr Mohammad Syahril mengungkapkan, total pasien meninggal dunia dari 4 Oktober hingga 21 November sebanyak 2.449 orang. Sekitar 82 persen di antaranya belum mendapatkan vaksin penguat Covid-19.

Kemudian, jumlah kasus Covid-19 kini lebih banyak di Pulau Jawa-Bali. Karena itu, Dr Syahril meminta semua pihak bergandengan tangan mempercepat Indonesia mencapai akhir wabah.

Hal itu dilakukan dengan menggalakkan vaksinasi primer dan booster, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia di Asia. “Upaya vaksinasi merupakan bagian dari upaya atau strategi kami untuk mencapai atau mengarah pada berakhirnya pandemi Covid-19 ini,” kata dr. Syahril.

Seperti diketahui, pada Media Conference Update Covid-19 lalu, Kementerian Kesehatan mengungkapkan sekitar 90 persen kasus Covid-19 di Indonesia merupakan varian Omicron XBB dan BQ.1. Seperti diberitakan sebelumnya, varian ini diketahui lebih menular dibandingkan varian sebelumnya.

Editor: Siska Permata Sari

Bagikan Artikel:

Similar Posts